Yogyakarta, 23 November 2017
Sayang, apa kabarmu? Semoga selalu dalam lindungan Tuhan.
Seharusnya aku mengawali surat ini dengan cerita yang menyenangkan, yang paling tidak bisa membuatmu tersenyum jika tak sampai tertawa. Tapi kuharap kau mau mendengarkan dulu keluh kesahku.
Kamu tahu khan kalau aku selalu mengawali hariku dengan membuka Facebook dan Twitter. Cuma makin hari aku makin muak. Setiap kali buka FB atau Twitter, selalu isinya caci maki dan saling serang.
Aku sudah berusaha mengurangi content seperti itu dengan unfollow dan unfriend para pembuat onar, cuma ya sama saja, share dan retweetnya toh nongol juga di wall dan timelineku.
Aku membayangkan, apa sih ya yang bisa menghentikan pertikaian ini.
Tahu gak sayang, apa yang langsung terpikir di benakku? Sepakbola.
