Pada hari Minggu kuturut ayah…. Eh salah… Pada hari Selasa, 15 September 2026, saya berkesempatan menghadiri ASUS No.1 Quality & Service 2026, acara media gathering ASUS Indonesia untuk media dan kreator lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta (dan sekitarnya, karena ternyata ada yang dari Solo dan Boyolali).
Yang dibahas bukan cuma produk laptop baru. Malahan, fokus utamanya adalah tentang hal yang sering kita pikirkan sebelum beli laptop: seberapa awet laptopnya, dan seberapa mudah servisnya kalau ada masalah.
Ketika saya tiba ke tempat acara, sudah banyak blogger dan content creator yang hadir, nampak juga aneka booth demo laptop.
Setelah mencicipi snack, saya masuk ke dalam ruang acara dan kemudian acara dimulai dengan pemaparan oleh tiga orang wakil dari ASUS Indonesia.
Narsum kali ini adalah Brama Setyadi selaku Head of Public Relations and Digital ASUS Indonesia, Davina Larissa selaku Country Marketing Manager ASUS Indonesia, dan Adrian Pradipta selaku Technical Public Relations ASUS Indonesia.
Ada tiga topik utama yang dipaparkan, yaitu kualitas dan layanan purnajual, pilihan warna lewat tema Pick Your Vibe, dan ekosistem laptop AI.

Booth Durability Test: Laptop Diuji Sampai Batasnya
Di ruang acara, sudut yang paling menarik buat saya (dan juga banyak orang lainnya) adalah booth durability test. Di sini kami bisa melihat langsung bagaimana laptop ASUS disiska … eh disiksa sesuai uji standar militer MIL-STD 810H.
Sebenarnya, uji standar militer MIL-STD810H itu meliputi guncangan, suhu ekstrem, kelembapan, sampai tekanan udara rendah. Namun tentu saja tidak mungkin melakukan semua uji tersebut di ruang event. Kan tidak bisa ya membuat ruang event jadi memiliki suhu ekstrem, hehe.
Meski tak semua diuji di event kali ini, tapi secara umum pengujian seperti ini relevan untuk kita di Indonesia. Iklim tropis yang panas dan lembap, ditambah laptop yang dibawa ke mana-mana, jelas jadi tantangan tersendiri bagi perangkat.
Jadi kalau laptopnya lolos uji, kita sebagai pemilik tentu tak merasa was-was kalau laptopnya dibawa ke mana-mana.
Nah, di acara ini, yang diuji adalah ketahanan laptop ketika diinjak atau ditindih beban berat – seberat beban hidup kita – maksimal hingga 100 kg, lalu juga ketahanan laptop ketika jatuh dari ketinggian tertentu.
Aksi demo penyiksaan laptop ini merupakan salah satu bentuk komitmen ASUS dalam memberikan produk-produk yang bakal semakin disayang oleh konsumennya. Apalagi sudah lebih daripada satu dekade – 13 tahun tepatnya – ASUS selalu memimpin pangsa pasar penjualan laptop consumer di Indonesia.
Menurut Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, kepercayaan konsumen selama lebih dari satu dekade mendorong ASUS untuk terus memperkuat standar kualitas dan layanan purnajualnya. Program No.1 Quality & Service dibuat untuk memastikan laptop ASUS, dari ProArt, Zenbook, sampai Vivobook, tahan menghadapi aktivitas sehari-hari penggunanya.

Garansi Naik Kelas: Hingga 3 Tahun
Selama ini, kita tentu tahu kalau ASUS memberikan garansi 2 tahun untuk produk laptopnya. Sekarang ASUS memberi lebih.
ASUS ProArt, ASUS Zenbook, ASUS Vivobook S series, dan ASUS Vivobook Flip sekarang bakal mendapatkan garansi hingga 3 tahun dan itu berlaku internasional.
Tak berhenti di situ, ASUS juga meningkatkan durasi program ADP (Accidental Damage Protection) – sebagai bagian dari ASUS VIP Perfect Warranty – menjadi 3 tahun, dari semula hanya 1 tahun.
Apa itu ADP? ADP adalah prosedur garansi yang menanggung kerusakan tidak disengaja yang diakibatkan oleh kesalahan pengguna, seperti laptop terkena tumpahan cairan atau terbentur.
Untuk ASUS Vivobook Classic, garansinya naik menjadi hingga 2 Tahun Garansi Internasional dan 2 Tahun ADP. Aksesoris ASUS juga mendapat garansi penggantian 100% selama 1 tahun untuk kendala fungsional, kecuali lini backpack.
Selain meningkatkan durasi garansi, ASUS juga memperluas jaringan perbaikan resmi. Sekarang, ASUS memiliki 141 titik layanan perbaikan resmi di seluruh Indonesia, ditambah cakupan internasional di lebih dari 90 negara.
Pengguna Zenbook, ProArt, dan ROG juga tetap mendapat ASUS Premium Service, yang terdiri dari:
- Fastlane, supaya proses servis lebih cepat
- Free Round-Trip Shipping, layanan jemput dan antar laptop dari rumah ke service center
- Laptop Spa, perawatan berkala untuk membersihkan debu dan kotoran, termasuk penggantian pasta jika diperlukan
Yang harus diperhatikan adalah, supaya semua benefit tadi bisa diklaim, belilah perangkat ASUS dari jaringan penjualan resmi, seperti ASUS Exclusive Store, gerai mitra resmi, ASUS Online Store, atau official store ASUS di marketplace. Unit yang dibeli dari tempat-tempat yang disebutkan tadi akan terdaftar resmi dan layanannya bisa diakses lewat aplikasi MyASUS.
Pick Your Vibe: Laptop yang Sesuai Gaya
ASUS tidak hanya memikirkan soal ketangguhan produknya saja, tapi juga soal estetika. Mengusung tema Pick Your Vibe, ASUS menawarkan pilihan warna yang lebih personal untuk produk laptop dan aksesoris.
ASUS Vivobook 14 (laptop AI) dan ASUS Vivobook Go 14, yang kerap disebut sebagai laptop pelajar terbaik, masing-masing tersedia dalam 3 varian warna.
Jajaran aksesoris yang ikut nongol pada acara ini adalah ASUS Marshmallow Keyboard (KW100) dan Marshmallow Mouse (MD100), perangkat yang bersifat nirkabel, ringkas, dan tombolnya nyaris tak bersuara.
Warna-warna yang membalut produk aksesori ini adalah Lilac Mist Purple, Quiet Blue, dan Sage Green, tiga warna pastel yang bisa dipadukan dengan warna Vivobook pilihanmu.
Selain itu ada juga ASUS SmartO Mouse (MD200) yang memiliki desain ergonomis dengan sandaran ibu jari dan sensor presisi tinggi. Cocok untuk kerja, kuliah, atau proyek kreatif yang memakan waktu lama.

Ekosistem Laptop AI
Sekarang ini apa sih yang tidak pakai AI? Tulisan ini juga saya yakin pasti dituduh pakai AI bikinnya, terutama karena berkali-kali menggunakan em dash (–), hehe.
Laptop-laptop ASUS juga sudah pasti mumpuni soal AI. ASUS Zenbook, Vivobook S series, dan ProArt dibekali NPU dengan performa 50+ TOPS, bahkan ada produk laptop ASUS yang memiliki NPU hingga 80 TOPS di varian tertinggi.
Angka ini jauh di atas syarat minimum Copilot+ PC dari Microsoft yang cuma 40 TOPS. Berkat adanya NPU, CPU dan GPU bisa lebih fokus mengerjakan tugas masing-masing dan ujung-ujungnya baterai jadi lebih hemat.
Beberapa fitur AI yang ada pada laptop ASUS antara lain adalah:
- Tombol Copilot di keyboard untuk membuka asisten AI dengan cepat.
- ASUS Virtual Assistant Omni, chatbot AI eksklusif yang bisa berjalan sepenuhnya offline. Data tetap aman di perangkat, dan fiturnya tetap responsif meski tanpa internet.
- ASUS Zenni Claw, platform AI Agent yang lebih dari sekadar chatbot. Zenni Claw bisa memahami tujuan pengguna, menyusun langkah kerja, lalu menyelesaikan tugas bertahap secara mandiri lewat ASUS Skills.
Contoh tugas yang bisa dilakukan oleh Zenni Claw antara lain adalah menyusun draf presentasi, membuat itinerary perjalanan, atau merangkum berita harian. Pemrosesannya bisa dilakukan secara lokal (pada laptop yang bersangkutan), cloud, atau hybrid.
Kesimpulan
Melalui acara ini, pesan ASUS cukup jelas: laptop yang bagus harus tangguh, didukung layanan purnajual yang bisa diandalkan, dan tetap nyaman dipakai sehari-hari. Kombinasi uji MIL-STD 810H, garansi hingga 3 tahun plus ADP, 141 titik servis, pilihan warna, dan fitur AI membuat laptop ASUS sangat layak dipertimbangkan, terutama buat kamu yang sedang mencari laptop baru tahun ini.
Tidak heran kalau ASUS menjadi pemimpin pasar laptop di Indonesia selama lebih dari satu dekade, dengan pangsa pasar lebih daripada 30% pada tahun 2025.
Terima kasih ASUS Indonesia atas undangannya di Jogja!
Follow me on social media:
Leave a Reply