Hari Rabu, 12 Februari 2020, saya diundang hadir pada sebuah acara launching. Bukan launching smartphone sih, tapi “isinya” smartphone. Ya, apalagi kalau bukan kartu SIM.

Nah, kartu SIM ini tidak akan bisa terkoneksi tanpa adanya penyedia jaringan telekomunikasi.

Salah satu penyedia jaringan telekomunikasi di Indonesia yang terus konsisten dengan fitur dan layanannya adalah Tri Indonesia atau lebih sering ditulis dengan 3 Indonesia.

Jadi, acara launching yang saya hadiri adalah launching teknologi baru jaringan 3 Indonesia yang bakal mendukung negeri Indonesia ini untuk terus maju.

Awal Acara

Seperti biasanya acara launching, ketika pertama kali masuk, saya diminta mengisi daftar hadir terlebih dahulu. Oh ya, acaranya berlangsung di Lavva Lounge, Plaza Senayan.

Setelah mengisi daftar hadir, saya masuk ke ruang tempat acara dilangsungkan dan di lorong masuk sudah ada beberapa dekorasi yang khas melambangkan brand 3 Indonesia.

Sebelum acara inti dimulai, ada suguhan live music dan snack serta kopi/teh. Enak banget snack dan tehnya, apalagi memang lagi lapar setelah penerbangan dari Jogja ke Jakarta (halah 1 jam doang).

Acara Inti

Kemudian tibalah pada acara inti, yaitu presentasi tentang apa yang diluncurkan pada acara tersebut.

Presentasi dibawakan oleh Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia M. Danny Buldansyah, Chief Technical Officer 3 Indonesia Desmond Cheung, dan Chief Commercial Officer 3 Indonesia, Dolly Susanto.

Pertumbuhan 3 Indonesia

Selama setahun belakangan ini, mulai awal tahun 2019 hingga Januari 2020 kemarin, diam-diam 3 Indonesia menggebrak dengan meningkatkan teknologi jaringannya yang memungkinkan koneksi internet lebih cepat hingga 8x lipat, dibandingkan saat pertama kali 4G diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2016.

Bukan hanya itu, 3 Indonesia juga memperluas jaringannya dengan membangun lebih daripada 9.000 BTS (Base Transceiver Station) yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

Dengan adanya sekian ribu BTS tambahan tersebut, 3 Indonesia bakal sanggup untuk melayani 200 juta pengguna. Area yang ter-cover oleh jaringan 3 Indonesia meliputi 300 kabupaten, 3.000 kecamatan, dan 33.000 desa di seluruh Indonesia.

Menurut Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia M. Danny Buldansyah, upaya yang dilakukan oleh 3 Indonesia tersebut didorong oleh satu misi, yaitu turut berkontribusi bagi kemajuan Indonesia dengan cara menyamaratakan akses internet bagi anak muda Indonesia.

Ya, target pasar 3 Indonesia memang pada anak muda yang berusia 10-24 tahun. Rakyat Indonesia yang berusia pada rentang tersebut ada sekitar 66 juta orang dan menjadi market yang sangat potensial.

Jaringan Terbaru 3 Indonesia

Kini, 3 Indonesia telah mengadopsi teknologi jaringan seluler terkini atau sering disebut dengan 4.5G, yaitu Massive MIMO 32T32R. Teknologi inilah yang mampu melesatkan kecepatan jaringan internet hingga 8x lipat jaringan 4G yang pertama diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2016.

Prestasi ini merupakan cerminan bahwa 3 Indonesia merupakan operator terdepan dalam penerapan teknologi baru secara komersial di Indonesia.

Perangkat yang digunakan oleh 3 Indonesia ini bahkan juga sudah siap untuk menerapkan teknologi 5G, sehingga 3 Indonesia bakal dapat menghadirkan teknologi 5G ini lebih cepat di masa depan.

Tinggal menunggu kesiapan vendor smartphone dalam menyediakan produk yang mendukung 5G, serta tentu regulasi dari pemerintah, maka 3 Indonesia telah siap menghadirkan 5G.

Berdasarkan pengujian internal, sejumlah laporan independen, serta masukan dari mitra industri, jaringan 3 Indonesia menunjukkan kinerja yang kompetitif, bahkan di atas rata-rata industri dalam hal latency, kecepatan unggahan, pengalaman penggunaan aplikasi multimedia (audio dan video), serta ketersediaan jaringan 4G.

Menurut pemaparan Chief Technical Officer 3 Indonesia Desmond Cheung, jaringan 3 Indonesia kini tidak hanya lebih luas dan lebih cepat, tetapi juga lebih andal. Pasalnya, 3 Indonesia memasang sumber daya listrik cadangan di semua BTS dan memasang teknologi pemindahan jalur yang disebut ASON pada jaringan fiber.

Ini memungkinan jaringan 3 Indonesia beroperasi lebih lama pada saat keadaan darurat, misalnya mati listrik atau bencana alam.

Produk Yang Relevan Dengan Anak Muda Indonesia

Narasumber ketiga, Dolly Susanto selaku Chief Commercial Office 3 Indonesia, menyatakan bahwa produk yang dikeluarkan oleh 3 Indonesia selama ini menyasar anak muda sebagai target pasar dan dengan teknologi baru ini mereka tetap konsisten dengan target tersebut.

“3 Indonesia akan melalu mendukung peran anak muda Indonesia dalam memajukan bangsa. Kami akan terus berinovasi, memberikan yang terbaik dalam bentuk jaringan dan produk untuk mewujudkan Indonesia maju”, kata Dolly Susanto.

Produk utama 3 Indonesia, yaitu AlwaysOn, menawarkan kuota internet dengan masa aktif selamanya. Artinya ketika kuota kamu masih banyak dan pembelian paket internet telah berlalu satu bulan yang lalu, kamu tak perlu membeli paket baru karena paket tersebut tetap aktif.

Untuk urusan hiburan, 3 Indonesia menyediakan paket bunder kuota internet dengan penyedia konten Amazon Prime Video melalui produk yang disebut dengan KeepOn.

KeepOn dan Amazon Prime Video ini menawarkan ribuan konten berkualitas dengan harga terjangkau. Hebatnya, harganya ini lebih murah daripada jika membeli langsung dari laman Amazon, tanpa perlu kartu kredit pula karena dibayar dengan pulsa.

Saat ini, 3 Indonesia merupakan satu-satunya penyedia jaringan internet yang memungkinkan penggunanya berlangganan Amazon Prime Video dengan pembayaran menggunakan pulsa.

Penutupan Acara

Setelah pemaparan oleh ketiga narasumber, acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan kemudian seluruh peserta dipersilakan makan siang.

Sayang ketika pengundian doorprize, nama saya tidak muncul. Tapi setidaknya lumayan lah, ada goodie bag berisi jam meja cantik.

Sinyal 3 Indonesia

Sebagai tambahan informasi, di kota Jogja, tempat tinggal saya, sinyal 3 Indonesia telah menjangkau (nyaris) seluruh pelosok kota. Setidaknya pada tempat-tempat yang sering saya singgahi, sinyal 3 Indonesia selalu ada, kecepatannya juga lumayan kencang.

Bahkan ketika saya berwisata ke Puncak Becici, sinyal 3 Indonesia di sana cukup kuat, termasuk untuk share dan upload foto ke Instagram.

Follow me on social media:
3 Indonesia Meningkatkan Jaringan Untuk Mendukung Indonesia Maju
Tagged on:                         

3 thoughts on “3 Indonesia Meningkatkan Jaringan Untuk Mendukung Indonesia Maju

  • 19/02/2020 at 8:03 am
    Permalink

    Syukurlah kalo 3 sudah menambah sekian ribu BTS baru. Saya dulu pernah pakai 3 karena murah, kemudian memutuskan migrasi ke operator lain yg lebih mahal, tapi bisa diajak online sampai ke segala pelosok tanah air.

    Kalo 3 sudah bisa dipake lebih luas mungkin saya mau pakai 3 lagi. Untuk tethering aja. Karena nomer yg saya pakai sekarang sudah terlajur dikenal banyak teman dan registered ke banyak layanan online.

    Reply
  • 19/02/2020 at 9:35 am
    Permalink

    Dulu saya selama kuliah pernah pake 3, alasannya apalagi kalau bukan murah – dan saya saat itu tidak pernah pergi keluar pulau Jawa juga, jadi udah cukup.

    Salah satu kelebihan kartu ini adalah masa aktifnya yang edan, bisa 2-3 tahun lebih xD

    Reply
    • 28/02/2020 at 8:53 am
      Permalink

      Saya tinggal di Pabelan Kab. Semarang yang berbatasan dg Kota Salatiga (20 meter doang lho). Di situ signal 3 nyus banget dan kecepatan bagus. Tetapi ketika saya di kantor perkebunan (daerah Getas, 3 km utara rumah saya), sinyal 3 langsung 1 bar dan nyut2an.

      Semoga 3 makin banyak nambah BTS di sini, karena potensinya gede banget. Seperti yg dibilang mas Anggie, murah. Banyak anak muda yang bakalan suka dengan 3.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *