Catatan Usil Yahya Kurniawan

Kapok Berburu

Saya tidak tahu apakah cerita ini kisah nyata atau bukan. Namun lepas dari kebenarannya, ada nilai yang bisa dipetik.

Ada seseorang yang hobi berburu. Di waktu-waktu tertentu, membawa senapan laras panjang, dia keluar masuk hutan untuk berburu. Biasanya dia menembak burung dan hewan-hewan yang mengganggu, seperti babi hutan.

Suatu hari, seperti bisa orang ini siap berburu. Dengan membawa senapan kebanggaannya, dia mulai masuk ke hutan.

Hari itu mungkin hari apesnya, karena sulit sekali mendapatkan buruan. Agak emosi juga dia.

Mungkin karena sudah memuncak kejengkelannya, dia sedikit kalap. Ketika dari kejauhan dia melihat ada monyet bergelantungan, ditembaknya monyet itu. DOR.

Di hampirinya monyet itu. Monyet itu sekarat … tapi belum mati.

Betapa terkejutnya pemburu itu ketika dilihatnya monyet itu menggendong seekor bayi monyet. Bayi monyet itu selamat, luput dari tembakan. Dan yang membuat pemburu itu makin trenyuh, sebelum menghembuskan nafas terakhir :-( monyet itu menyerahkan bayinya ke pemburu itu. Barangkali maksudnya supaya pemburu itu mau memelihara anak monyet, karena induk monyet segera mati.

Kejadian itu sangat mengguncang hati si pemburu dan semenjak itu dia gantung senapan, kapok berburu lagi.

23 Responses to “Kapok Berburu

  1. kok sedih siiihhhh :-(

  2. :-( :-(
    kok nggantung sihh

  3. jurigjarian

    Terlalu singkat ending nya om.. (lmao)

    • Yahya Kurniawan

      Justru biar banyak yang penasaran dan kasih komentar :p

  4. (bigeyes) trus bayi monyet nya kemana, pak? (thinking)

    • Yahya Kurniawan

      Dibawa si pemburu dan diberikan ke temannya yang mau memelihara si anak monyet

  5. lumayan sedih ceritanya.but hunting is a great sport. :-)

  6. moral story-nya? jangan menembak membabi buta ketika sedang kesal karena mungkin itu akan menyakitkan diri sendiri? (thinking)

    • Yahya Kurniawan

      Ya kira-kira begitulah.
      Sama juga dengan “jangan mengambil keputusan vital saat sedang emosional”
      *apa hubungannya ya* (thinking)

  7. Gitu doang? *ngerusuh…* Ha..ha..ha..

    Desain baru blognya bagus… *sekarang OOT*

  8. Jadi sekarang anak monyetnya ada dimana (bigeyes)

    ngga lagi baca komen kan…. (ngacir)

  9. Eh link ke Toko Linux nya salah tuh… Kurang http:// nya..

  10. om yahya jahat ih! *spitriding*

  11. Tragis, setragis kisah wartawan peraih pulitzer yang akhirnya bunuh diri karena depresi setelah mengabadikan deti-detik kematian anak yang dimakan burung bangkai di Afrika :)

    Mas Ben
    http://bentoelisan.blog.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>