Erupsi Merapi mengakibatkan begitu banyak kegiatan terhenti. Ada banyak warga yang harus mengungsi, meninggalkan aktivitas mereka sehari-hari. Banyak karyawan yang terpaksa harus cuti, kegiatan belajar mengajar anak sekolahpun terhenti.
Saya sekeluarga termasuk yang harus menghentikan sementara aktivitas sehari-hari. Anak-anak saya diminta belajar di rumah, kampus istri saya malahan dijadikan tempat pengungsian.
Berhubung anak-anak tidak belajar di sekolah, maka saya dan istri sepakat mengajari mereka hal yang lain, life skills dan character building (walaupun di sekolah diajari juga sih).
) Bagaimana tidak, keberangkatan pesawat saya ditunda sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, mengingat terjadi hujan abu di Jogja.