Catatan Usil Yahya Kurniawan

Solidaritas Terhadap Pengungsi Merapi

Erupsi Merapi mengakibatkan begitu banyak kegiatan terhenti. Ada banyak warga yang harus mengungsi, meninggalkan aktivitas mereka sehari-hari. Banyak karyawan yang terpaksa harus cuti, kegiatan belajar mengajar anak sekolahpun terhenti.

Saya sekeluarga termasuk yang harus menghentikan sementara aktivitas sehari-hari. Anak-anak saya diminta belajar di rumah, kampus istri saya malahan dijadikan tempat pengungsian.

Berhubung anak-anak tidak belajar di sekolah, maka saya dan istri sepakat mengajari mereka hal yang lain, life skills dan character building (walaupun di sekolah diajari juga sih).

Continue reading »

Menghadapi Hujan Abu

Daerah di sekitar kaki gunung Merapi menghadapi resiko terkena hujan abu. Nah, apa saja yang perlu dilakukan untuk menghadapi hujan abu itu? Berikut ada guideline yang terambil dari The International Volcanic Health Hazard Network dan telah disarikan dengan baik oleh mbak Reny Kusumastuti. Terima kasih, mbak.

Continue reading »

Saya datang di PB2010

Ya, ini untuk ketiga kalinya saya datang ke perhelatan akbar Pesta Blogger. Sama seperti tahun lalu, saya memutuskan berangkat ke Jakarta naik pesawat pagi dan pulang sehari setelahnya.

Nah, waktu mau berangkat saya sudah menjadi pusat perhatian. (huh, gaya (nottalking) ) Bagaimana tidak, keberangkatan pesawat saya ditunda sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, mengingat terjadi hujan abu di Jogja.

Melalui twitter, teman saya Gage sudah memberitahukan bahwa ada kemungkinan bandara ditutup. Lha tapi tiket sudah di tangan, ya saya tetap menuju bandara.

Continue reading »

Selamat Hari Blogger Nasional 2010

Saya adalah seorang blogger. Maka di Hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober ini, sayapun ngeblog untuk merayakannya.

Semangat saya untuk ngeblog memang naik turun. Belakangan malah tersapu oleh riuh rendahnya Plurk dan Twitter. Dan rupanya bukan cuma saya yang mengalami, banyak blogger yang mengalami hal serupa.

Tetapi blog belum mati! Sehebat apapun Plurk dan Twitter, 140 karakter itu adalah penjara. Tidak semua orang sanggup menyebarkan informasi dengan baik dengan hanya memanfaatkan 140 karakter atau kurang. Untuk tulisan yang membutuhkan pemaparan panjang atau detail, media blog masih merupakan yang terbaik.

Continue reading »

Melawan Diri Sendiri

Sebuah kata mutiara mengatakan, “pertempuran yang paling sulit adalah melawan diri sendiri”. Dan itulah yang sedang saya alami saat ini.

Seperti sudah saya bilang, saya mau undur dari dunia menulis. Tidak total memang karena tulisan saya masih akan bisa dijumpai, walaupun bukan dalam bentuk buku.

Sebagai gantinya, saya akan mencoba berbisnis alat laboratorium klinik, reagen, dan bahan kimia. Bisnis ini saya jalankan bersama seorang teman yang sudah menjalankannya terlebih dahulu.

Karena bisnis ini baru mulai merangkak, sudah tentu saya belum mampu menggaji karyawan. Semua tugas harus saya lakukan sendiri, mulai dari direktur, marketing, kurir, driver, office boy, dan lain-lain. (ngacir)

Continue reading »

Small Caps di Microsoft Word

Tadinya saya sering berpikir, apa sih gunanya ada Small Caps di perangkat pengolah kata?  Buat variasi atau gaya-gayaan saja? Bukan ternyata. Dan beberapa hari lalu saya dapat jawabannya. Salah satu fungsi Small Caps adalah untuk menuliskan awalan Dextro dan Levo pada nama senyawa kimia.

Jadi kalau Anda hendak menuliskan D-glyceraldehyde atau L-glyceraldehyde, jangan gunakan huruf D dan L biasa. Lebih parah lagi, jangan menggunakan huruf D atau L yang diperkecil ukurannya dan di-bold.

Lalu gimana dong?

Continue reading »

Test Smilies

Kemarin selama lebih daripada 24 jam, blog ini hanya menjalankan 1 plugin saya, yaitu Akismet untuk menangkap spam.

Sepertinya ndak ada masalah, sekarang meningkat lagi, plugin smilies kembali saya aktifkan. Markitung 24 jam, apakah blog ini kena suspend lagi.

(biyayakan)