<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Oom Yahya &#187; Teknologi Informasi</title>
	<atom:link href="http://yahyakurniawan.net/category/teknologi-informasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yahyakurniawan.net</link>
	<description>Catatan Usil Yahya Kurniawan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 22:41:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Firefox 4 Membawa Masalah</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/firefox-4-membawa-masalah/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/firefox-4-membawa-masalah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 12:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/firefox-4-membawa-masalah/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai seorang pemerhati dunia IT, saya berusaha untuk selalu menggunakan peranti lunak yang up-to-date. Nah, sebagai bagian dari dunia IT, tentu saya juga akrab dengan internet. Dan untuk menjelajah internet jelas dibutuhkan browser. Beberapa hari yang lalu saya sukses upgrade IE8 ke IE9, meskipun saya pakai IE hanya untuk keperluan internet banking. Dalam waktu relatif bersamaan, saya juga update Chrome dan Opera ke versi terbaru. Ketika akhirnya Firefox 4 resmi dirilis pada 22 Maret 2011 (atau 23 Maret 2011 WIB),&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/firefox-4-membawa-masalah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai seorang pemerhati dunia IT, saya berusaha untuk selalu menggunakan peranti lunak yang up-to-date. Nah, sebagai bagian dari dunia IT, tentu saya juga akrab dengan internet. Dan untuk menjelajah internet jelas dibutuhkan browser. </p>
<p>Beberapa hari yang lalu saya sukses upgrade IE8 ke IE9, meskipun saya pakai IE hanya untuk keperluan internet banking. Dalam waktu relatif bersamaan, saya juga update Chrome dan Opera ke versi terbaru.</p>
<p>Ketika akhirnya Firefox 4 resmi dirilis pada 22 Maret 2011 (atau 23 Maret 2011 WIB), tentu saja saya juga ingin menggunakannya. Proses download dan instalasi Firefox 4 berjalan lancar. Lalu saya browsing situs-situs favorit dengan Firefox 4. Tiba-tiba … blink! Monitor saya berkedip. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/big_eyed.gif' alt='(bigeyes)' class='wp-smiley' /> Dan itu terjadi beberapa kali.</p>
<p>  <span id="more-524"></span>
<p>Wajar dong kalau saya menduga Firefox 4 sebagai biang keladinya, wong sebelum install Firefox 4 gak pernah ada masalah. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/idiot.gif' alt='(idiot)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Melalui twitter seorang teman memberitahu bahwa memang ada issue driver VGA dengan Firefox 4. Dari hasil googling, ternyata memang benar. Untuk bisa menggunakan Firefox 4 dengan baik, Anda harus mengupdate driver VGA Anda. Infonya bisa diperoleh di <a href="http://hacks.mozilla.org/2011/03/upgrade-your-graphics-drivers-for-best-results-with-firefox-4/" target="_blank">sini</a>.</p>
<p>Karena blinkingnya makin sering, saya uninstall Firefox 4. Lha kok ternyata sami mawon. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> Firefox sudah hilang pun monitor tetap berkedip. Akhirnya saya putuskan update driver nVidia terbaru (versi 266.58). Gak sembuh juga. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/angry.gif' alt='(angry)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Benar-benar pembawa bencana Firefox 4 ini. Sampai-sampai <a href="http://twitter.com/OomYahya" target="_blank">avatar saya di Twitter</a> saya ganti dengan logo Firefox disilang. Eh, kalo nengok akun Twitter saya, sekalian follow ya. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/ngacir.gif' alt='(ngacir)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya saya melakukan operasi penyelamatan driver VGA saya dengan menginstall kembali driver lama (versi 191.07) sebelum update. Langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Uninstall driver sekarang (versi 266.58).</li>
<li>Reboot ke safe mode.</li>
<li>Membersihkan sisa-sisa instalasi driver sekarang dengan <a href="http://www.guru3d.com/category/driversweeper/" target="_blank">Driver Sweeper</a>.</li>
<li>Reboot kembali.</li>
<li>Install driver lama (versi 191.07).</li>
</ol>
<p>&#160;</p>
<p>Sampai di sini selamat. Monitor tidak lagi berkedip.</p>
<p>Tapi saya tak puas. Mosok kalah sama software. Nah, saya upgrade lagi drivernya, tapi sekarang cuma ke versi 257.21, syarat minimal untuk menjalankan Firefox 4 tanpa masalah. Update berjalan lancar dan monitor tidak mengalami blinking. Lalu dengan perasaan was-was saya install lagi Firefox 4. Dan sejauh ini lancar. Monitor tidak lagi mengalami blinking.</p>
<p>OK, saya mungkin sudah mendapatkan solusi. Tapi tetap saja, Firefox 4 sudah membuat saya kecewa. Mestinya saat instalasi, ada scanning terlebih dahulu, kalau tidak memenuhi syarat, instalasi tidak bisa dilanjutkan. Photoshop saja begitu khan, kalau ada yang tidak terpenuhi, instalasi tidak bisa dilanjutkan.</p>
<p>Jadi buat kamu yang ingin install Firefox 4, pastikan dulu update driver VGA ke versi terbaru yang tidak bermasalah, baru install Firefox-nya. Atau bakal kecewa seperti saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/firefox-4-membawa-masalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendadak Narsum</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/mendadak-narsum/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/mendadak-narsum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 11:04:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/mendadak-narsum/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sejak beberapa hari yang lalu saya tahu kalo bakal ada acara Debat Windows 7 vs Ubuntu di pameran Mega Bazaar Komputer, JEC, Yogyakarta. Acara berlangsung hari Kamis, 4 Maret 2010, pukul 14.00 WIB. Wah, menarik nih, pingin tau kayak apa acaranya. Saya sudah berencana akan datang di acara itu, duduk manis mendengarkan narsum berbicara dan berdebat, ngakak2 bila perlu, atau barangkali merusuh. Bahkan saat Willy SR bilang kalau saya pasti jadi narsum (nara sumber) yang mewakili Windows 7, saya&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/mendadak-narsum/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sejak beberapa hari yang lalu saya tahu kalo bakal ada acara Debat Windows 7 vs Ubuntu di pameran Mega Bazaar Komputer, JEC, Yogyakarta. Acara berlangsung hari Kamis, 4 Maret 2010, pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Wah, menarik nih, pingin tau kayak apa acaranya. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/evilsmirk.gif' alt='(evilsmirk)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya sudah berencana akan datang di acara itu, duduk manis mendengarkan narsum berbicara dan berdebat, ngakak2 bila perlu, atau barangkali merusuh. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  Bahkan saat <a href="http://willysr.blogspot.com/" target="_blank">Willy SR</a> bilang kalau saya pasti jadi narsum (nara sumber) yang mewakili Windows 7, saya mengelak dan bilang “enggak ah, saya merusuh saja.” <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/haha.gif' alt='(haha)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Eh, tak disangka-sangka, tanggal 3 Maret 2010 malam, <a href="http://twitter.com/adahendra" target="_blank">Hendra</a>, seorang aktivis Ubuntu Jogja mengontak saya via YM dan meminta saya untuk jadi narsum di pihak Windows 7. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> </p>
<p> <span id="more-382"></span>
<p>Menurut Hendra, dia sudah kontak komunitas Microsoft di Jogja, namun mereka sudah memiliki acara. Ya sudah, boleh apa buat. Akhirnya saya menyanggupi tawaran itu.</p>
<p>Karena sudah sangat dekat dengan pelaksanaan, kurang daripada 24 jam, saya pasrah saja, gak bikin apa-apa. Toh saya sudah pernah menulis buku “7 Langkah Mudah Menguasai Windows 7” dan sehari-hari juga menggunakan Windows 7 – ori lagi <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/silly_couple.gif' alt='(hassle)' class='wp-smiley' /> – maka saya pikir saya akan sharing saja.</p>
<p>Di samping itu juga menyiapkan mental untuk menahan gempuran dari pihak Ubuntu dan fansnya yang terkenal galak sama Windows. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/ninja.gif' alt='(ninja)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi ternyata debat berlangsung tidak seperti yang saya bayangkan. Isinya lebih pada sharing tentang masing-masing sistem operasi, kelebihan-kekurangannya, dan penekanan pada penggunaan sistem operasi legal. Jadi bukan debat yang saling menyerang dan menjatuhkan, hehe. Padahal sudah membayangkan yang iya-iya. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/whistle.gif' alt='(siul)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Salut buat komunitas Ubuntu Jogja. Biarpun saya sendiri, mereka tidak mengeroyok saya. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/laugh.gif' alt='(lol)' class='wp-smiley' /> Atau barangkali mereka terbuai oleh pesona saya. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/ngacir.gif' alt='(ngacir)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah, yang bisa disimpulkan dari “debat” ini adalah: gunakanlah sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda, yang penting gunakan secara legal. Kalau memang butuh Windows 7, gunakanlah secara legal dengan membeli versi originalnya. Kalau memang kebutuhan sudah tercukupi oleh yang bebas, silakan pilih Ubuntu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/mendadak-narsum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Talkshow Mengupas Windows 7</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/microsoft/talkshow-mengupas-windows-7/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/microsoft/talkshow-mengupas-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 15:50:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/microsoft/talkshow-mengupas-windows-7/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu perwakilan Elex Media Yogyakarta menawari saya untuk mengisi acara talkshow di event Kompas Gramedia Fair, Java Mall Semarang dan JEC, Yogyakarta. Tadinya saya bingung hendak saya isi dengan tema apa, tapi kira-kira sepuluh hari lalu saya mantap mengisinya dengan tema Windows 7, sekaligus membahas buku terbaru saya, 7 Langkah Mudah Menguasai Windows 7. Pada talkshow tersebut saya demokan instalasi dan pengoperasian dasar Windows 7 serta tanya jawab. Tanggal 30 Januari 2010 saya menuju ke Java Mall,&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/microsoft/talkshow-mengupas-windows-7/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu perwakilan Elex Media Yogyakarta menawari saya untuk mengisi acara talkshow di event Kompas Gramedia Fair, Java Mall Semarang dan JEC, Yogyakarta.</p>
<p>Tadinya saya bingung hendak saya isi dengan tema apa, tapi kira-kira sepuluh hari lalu saya mantap mengisinya dengan tema Windows 7, sekaligus membahas buku terbaru saya, 7 Langkah Mudah Menguasai Windows 7. Pada talkshow tersebut saya demokan instalasi dan pengoperasian dasar Windows 7 serta tanya jawab.</p>
<p> <span id="more-366"></span>
<p>Tanggal 30 Januari 2010 saya menuju ke Java Mall, Semarang. Acara talkshow Mengupas Windows 7 di Semarang kurang begitu meriah. Barangkali karena susunan acaranya yang salah. Sebelum talkshow ada acara sulap dan setelah talkshow acaranya adalah lomba vocal group anak-anak TK/SD. Jadilah pas talkshow, audience justru banyak bokap-nyokap yang mengantar anak-anaknya untuk tampil. Nampak sekali mereka ingin talkshow segera bubar supaya anak-anak mereka segera tampil. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ada juga sih satu dua orang yang bertanya dan kebanyakan bertanya soal hardware requirement serta keunggulan Windows 7 dibandingkan Windows sebelumnya. Ada pula yang bertanya soal perbandingan antar versi Windows 7.</p>
<p>Beranjak ke Jogja, talkshow diadakan tanggal 2 Februari 2010 di JEC. Kali ini peserta lebih antusias karena rangkaian acara hari itu kebanyakan memang talkshow, jadi yang datang memang benar-benar serius. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/haha.gif' alt='(haha)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan yang diajukanpun cukup membuat kewalahan. Di samping pertanyaan-pertanyaan standar seperti keunggulan Windows 7 dibandingkan Windows sebelumnya, hardware requirement, versi, ada juga beberapa pertanyaan yang cukup berat.</p>
<p>Bahkan ada juga pertanyaan (komentar sih tepatnya) yang cukup menohok. “Mas, ini terlepas dari pembahasan buku Anda, seharusnya orang-orang pintar seperti Anda *uhuk* bisa menciptakan sistem operasi sendiri, supaya bangsa kita ini tidak terus menerus tergantung pada satu produk, bisa juga untuk penghematan devisa negara”. Modyaaarrrrr <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/lmao.gif' alt='(lmao)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mau njawab apa coba. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/lol.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> Untung saya ini bukan orang Microsoft. Untung lagi saya ini juga cukup aktif pake sistem operasi “alternatif” seperti Linux. Jadi saya jawab “Membuat sistem operasi sendiri itu tidak semudah membalik telapak tangan pak. Dari sisi teknis mungkin tidak terlalu sulit karena banyak anak bangsa yang jago programming, bahkan juara di berbagai kompetisi. Tapi bagaimana dengan penerimaan pihak lain? Untuk hardware jelas butuh driver. Butuh pula aplikasi yang bisa jalan di atas sistem operasi itu. Lha sedangkan Linux saja yang sudah mendunia hampir tidak bisa mendobrak dominasi Windows”.</p>
<p>Yang jelas tidaklah perlu terlalu mengkhawatirkan hal tersebut karena anak bangsa ini juga sudah bisa “menciptakan” distro Linux sendiri, yaitu BlankOn. Rasanya jauh lebih mudah memanfaatkan yang sudah ada dan terbukti mantap ketimbang harus memulai dari nol.</p>
<p>Nah, di luar “insiden” pertanyaan itu, acara talkshow relatif berjalan baik. Di akhir sesi, saya menyelipkan pesan bahwa jika memang suka dengan Windows 7, janganlah membajak, melainkan belilah versi originalnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/microsoft/talkshow-mengupas-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konversi ke Format SVG</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/konversi-ke-format-svg/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/konversi-ke-format-svg/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 08:55:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/konversi-ke-format-svg/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia gambar vektor, format file SVG (hush, bukan SPG lho ya ) merupakan salah satu format yang disukai mengingat cukup banyak aplikasi yang mendukung penggunaan format ini. Dunia open source malahan termasuk yang paling getol mendukung format ini. Masalahnya, seringkali saat kita sedang bekerja membuat gambar vektor, khususnya bila berkolaborasi dengan orang lain, file yang kita terima bukan dalam format SVG. Katakanlah kita mendapat tugas dari orang lain atau mengunduh gambar dari internet dan file yang akan digunakan hanya&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/konversi-ke-format-svg/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia gambar vektor, format file SVG (hush, bukan SPG lho ya <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/idiot.gif' alt='(idiot)' class='wp-smiley' /> ) merupakan salah satu format yang disukai mengingat cukup banyak aplikasi yang mendukung penggunaan format ini. Dunia open source malahan termasuk yang paling getol mendukung format ini.</p>
<p>Masalahnya, seringkali saat kita sedang bekerja membuat gambar vektor, khususnya bila berkolaborasi dengan orang lain, file yang kita terima bukan dalam format SVG. Katakanlah kita mendapat tugas dari orang lain atau mengunduh gambar dari internet dan file yang akan digunakan hanya tersedia dalam format AI atau EPS.</p>
<p>Lalu bagaimana? Kalau Anda kaya raya, belilah perangkat lunak pengolah grafis macam Adobe atau Corel. File-file itu hampir pasti bisa dibuka di Adobe atau Corel. Tapi nampaknya solusi ini jelas bukan solusi populer. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  Mbajak? Jangan ah! <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/kepruk.gif' alt='(kepruk)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau duit jadi isu sensitif, gunakan <a href="http://www.inkscape.org/" target="_blank">InkScape</a> yang free. Tapi masalahnya, file non-SVG seringkali tidak bisa dibuka di InkScape.</p>
<p>Trus gimana dong?</p>
<p> <span id="more-352"></span>
<p>Tenang-tenang. Ada solusinya.</p>
<p>Salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah konversi file secara online. Untuk melakukan konversi dari file AI/PDF ke SVG, Anda bisa menggunakan layanan yang disediakan oleh Texterity di <a href="http://freesvg.texterity.com:90/" target="_blank">sini</a>. Anda tinggal mengupload file AI/PDF yang akan dikonversi, lalu hasilnya akan dikirimkan via email.</p>
<p>Situs lain yang menyediakan layanan serupa adalah <a href="http://convert.neevia.com/" target="_blank">Neevia Technology</a>. Anda bisa melakukan konversi berbagai macam format file ke dalam format PDF, EPS, JPG, PNG, PostScript, BMP, dan lain-lain. Daftar format yang didukung ditampilkan di <a href="http://convert.neevia.com/fileformats.html" target="_blank">sini</a>. Sayangnya situs ini tidak menyediakan konversi langsung ke SVG.</p>
<p>Kalau konversi secara online tidak Anda sukai, alternatif lain yang tersedia adalah menggunakan perangkat lunak <a href="http://www.scribus.net/" target="_blank">Scribus</a>. Dengan Scribus, Anda bisa mengimport beberapa macam format file (termasuk di antaranya EPS dan PSD) dan mengekspornya kembali ke dalam format SVG.</p>
<p>Silakan mencoba. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/dance.gif' alt='(dance)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/konversi-ke-format-svg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambahkan Shortcut di Menu Send-To Windows 7</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/microsoft/menambahkan-shortcut-di-menu-send-to-windows-7/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/microsoft/menambahkan-shortcut-di-menu-send-to-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 02:05:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda sedang mengelola file dengan Windows Explorer dan ingin membuka suatu file, salah satu cara termudah adalah melakukan klik-ganda terhadap file tersebut. Namun tentunya hal itu bisa dilakukan bila ekstensi file sudah terasosiasi dengan program tertentu, misalnya file berekstensi .doc dan .docx akan dibuka oleh Microsoft Word. Nah, seringkali kita mendapati atau memiliki file yang ektensinya tidak jelas (dalam arti belum terasosiasi dengan program apapun). Kalau file tersebut diklik-ganda, sudah tentu tidak akan muncul program apapun untuk membukanya. Window&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/microsoft/menambahkan-shortcut-di-menu-send-to-windows-7/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda sedang mengelola file dengan Windows Explorer dan ingin membuka suatu file, salah satu cara termudah adalah melakukan klik-ganda terhadap file tersebut. Namun tentunya hal itu bisa dilakukan bila ekstensi file sudah terasosiasi dengan program tertentu, misalnya file berekstensi .doc dan .docx akan dibuka oleh Microsoft Word.</p>
<p>Nah, seringkali kita mendapati atau memiliki file yang ektensinya tidak jelas (dalam arti belum terasosiasi dengan program apapun). Kalau file tersebut diklik-ganda, sudah tentu tidak akan muncul program apapun untuk membukanya. Window 7 malahan akan menawarkan untuk mencari program yang terkait dengan ekstensi file tersebut. (Mau tahu lebih jelasnya? Silakan baca (beli) buku saya terbaru ya, 7 Langkah Mudah Menguasai Windows 7) <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Namun terkadang ada file tertentu yang hendak dibuka dengan cara lain, bukan dengan program yang terasosiasi dengannya. Misalnya ada file yang memiliki ekstensi .html. Bila diklik-ganda, file itu akan dibuka oleh browser default yang digunakan. Nah, bila tujuan Anda membuka file .html itu sebenarnya hendak melihat source codenya, tentu file .html itu harus dibuka dengan program pengolah teks, misalnya Notepad.</p>
<p>Mengganti asosiasi file .html dengan program Notepad tentu bukan solusi yang baik. Sebagai alternatif, sebaiknya gunakan saja fitur Send to yang ada pada menu klik-kanan. Bila sebuah file pada Windows Explorer diklik-kanan, akan muncul sebuah menu dan salah satu itemnya adalah Send to. Tambahkan saja shorcut Notepad pada Send to.</p>
<p>Dengan demikian, bila sebuah file diklik-kanan dan Anda memilih Send to &gt; Notepad, file tersebut akan dibuka di Notepad.</p>
<p>Lha trus bagaimana caranya menambahkan shortcut Notepad di menu Send to itu? Gampang. Melalui Windows Explorer, buka folder C:\Users\Username\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\SendTo. Klik-kanan area kosong di sisi kanan dan pada menu yang muncul pilih New &gt; Shortcut.</p>
<p>Pada kotak dialog yang muncul, ketikkan Notepad pada kotak teks bertuliskan Type the location of the item, lalu klik Next. Pada kotak berikutnya, di bagian Type a name for this shortcut telah terisi teks notepad.exe. Gantilah teks notepad.exe tersebut dengan Notepad. Klik Finish.</p>
<p>Naaaah, sekarang Notepad sudah muncul di menu Send to.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/microsoft/menambahkan-shortcut-di-menu-send-to-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Backup Bookmark Safari 4 for Windows</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/backup-bookmark-safari-4-for-windows/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/backup-bookmark-safari-4-for-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 06:38:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Safari sejatinya adalah browser bawaan sistem operasi Mac. Namun begitu Apple menyediakan versi Windowsnya, ternyata cukup banyak yang tertarik, termasuk saya. Bisa dibilang, lebih daripada 80% kegiatan browsing saya lakukan dengan Safari. Nah, berhubung saya sama sekali buta dengan MacOS, seringkali saya mengalami kesulitan dalam melakukan konfigurasi Safari di Windows. Contohnya saat saya hendak melakukan backup bookmark Safari. Hasil Googling cukup mengecewakan, karena hampir semua membahas Safari di Mac. Akhirnya, setelah utak sana atik sini, ketemulah caranya. Bookmark Safari 4&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/backup-bookmark-safari-4-for-windows/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[</p>
<p>Safari sejatinya adalah browser bawaan sistem operasi Mac. Namun begitu Apple menyediakan versi Windowsnya, ternyata cukup banyak yang tertarik, termasuk saya. Bisa dibilang, lebih daripada 80% kegiatan browsing saya lakukan dengan Safari.</p>
<p>Nah, berhubung saya sama sekali buta dengan MacOS, seringkali saya mengalami kesulitan dalam melakukan konfigurasi Safari di Windows. Contohnya saat saya hendak melakukan backup bookmark Safari. Hasil Googling cukup mengecewakan, karena hampir semua membahas Safari di Mac.</p>
<p>Akhirnya, setelah utak sana atik sini, ketemulah caranya. Bookmark Safari 4 ternyata disimpan di file bernama Bookmark.plist yang kalau di Windows XP ada di \Documents and Settings\nama user\Application Data\Apple Computer\Safari\, sedangkan untuk Windows 7 ada di C:\Users\nama user\AppData\Roaming\Apple Computer\Safari\.</p>
<p>Untuk membackup bookmark, ya tinggal backup saja file Bookmark.plist tersebut. Nanti kalau misalnya hendak di-restore pada Safari di komputer lain, tinggal ditimpa saja file Bookmark.plist yang ada dengan file backup tersebut.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/backup-bookmark-safari-4-for-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Windows 7 vs Fedora 12 vs Ubuntu 9.10</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/windows-7-vs-fedora-12-vs-ubuntu-9-10/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/windows-7-vs-fedora-12-vs-ubuntu-9-10/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 15:52:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/?p=337</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya kesampaian juga niat saya mengisi komputer saya dengan ketiga OS terbaru itu. Windows 7 yang saya gunakan masih versi trial 30 hari yang bisa diextend sampai 120 hari. Sedangkan Linux-nya tidak perlu dipertanyakan lagi &#8211; gratis! (ups sori, bukan gratis, tapi bebas saya download) Sekedar info, spesifikasi komputer saya adalah: Intel Core2Duo E7200 2.533 GHz MB Asus P5GC-MX HardDisk Maxtor 160GB SATA RAM Kingston 2 GB nVidia GeForce 7200GS 256 MB &#160; Berikut pengalaman dan review saya mengenai ketiga&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/windows-7-vs-fedora-12-vs-ubuntu-9-10/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya kesampaian juga niat saya mengisi komputer saya dengan ketiga OS terbaru itu. Windows 7 yang saya gunakan masih versi trial 30 hari yang bisa diextend sampai 120 hari. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  Sedangkan Linux-nya tidak perlu dipertanyakan lagi &#8211; gratis! (ups sori, bukan <em>gratis</em>, tapi <em>bebas </em>saya download) <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sekedar info, spesifikasi komputer saya adalah:</p>
<ul>
<li>Intel Core2Duo E7200 2.533 GHz </li>
<li>MB Asus P5GC-MX </li>
<li>HardDisk Maxtor 160GB SATA </li>
<li>RAM Kingston 2 GB </li>
<li>nVidia GeForce 7200GS 256 MB </li>
</ul>
<p>&#160;</p>
<p>Berikut pengalaman dan review saya mengenai ketiga OS yang rilisnya hampir bersamaan itu.</p>
<p> <span id="more-337"></span>
<p>Instalasi Windows 7 berjalan mulus. Seluruh hardware terdeteksi dengan baik dan saya tidak perlu repot-repot membongkar CD bawaan masing-masing perangkat keras untuk mencari drivernya. Linux Fedora 11 dan Ubuntu 9.04 yang sebelumnya telah ada di komputer saya juga tetap dapat booting dengan baik.</p>
<p>Masalah muncul ketika saya menginstall Fedora 12. Seperti biasa, saya selalu menginstall GRUB di partisi Linux, bukan di MBR. Kontrol booting saya serahkan pada BCD milik Windows. Tapi entah apa sebabnya, tiba-tiba komputer tidak dapat booting karena tidak ada informasi booting di MBR. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/doh.gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> Terpaksa saya perbaiki partisi MBR tersebut dengan DVD Instalasi Windows 7 dan untungnya bisa.</p>
<p>Lalu Ubuntunya juga bikin masalah. Karena dia menggunakan GRUB2, maka BCD dengan sukses tidak mampu berkenalan dengan GRUB2 dan alhasil Ubuntu gagal booting. Solusi yang saya ambil adalah install ulang Ubuntu dan tidak menginstall GRUB2 sama sekali. Lalu saya menambahkan entri ke Ubuntu pada GRUB Fedora. Dan akhirnya Ubuntu berhasil booting. <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/dance.gif' alt='(dance)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kesan pertama, Windows 7 memiliki tampilan desktop yang terbaik! Disusul oleh Fedora 12 dan yang paling buruk adalah Ubuntu 9.10. Entah kenapa, theme berwarna coklat yang menghiasi Ubuntu selalu nampak muram bagi saya. Berbeda dengan Windows dan Fedora yang didominasi warna biru yang cerah. Memang itu bisa diganti, tapi kesan pertama itu sangat bermakna, bukan?</p>
<p>Soal kelengkapan perangkat lunak, tidak ada yang bisa mengalahkan Linux. Dalam satu paket instalasi, selalu sudah tersedia berbagai perangkat lunak yang siap membantu untuk pekerjaan sehari-hari, misalnya OpenOffice.Org dan GIMP. Cuma kalau soal multimedia, Linux selalu terbentur pada codec yang tersedia, walaupun itu bisa diinstal secara terpisah.</p>
<p>Urusan perangkat keras, sudah saya sebutkan sebelumnya bila Windows 7 tidak memiliki kesulitan dalam deteksi perangkat keras. Bila toh tidak bisa mendeteksi, driver bawaan perangkat keras tersebut hampir bisa dipastikan akan memberikan solusi. Nah, pas menggunakan Linux, hampir selalu yang jadi masalah adalah driver nVidia. Pada Fedora 12, saya sempat berjuang habis-habisan sebelum akhirnya VGA saya bisa berfungsi dengan baik. Sayang sekali &quot;perjuangan&quot; itu tidak sempat saya catat, sehingga saya tidak bisa membagikannya melalui blog ini.</p>
<p>Nah, dari hasil &quot;pergaulan&quot; saya dengan ketiga OS tersebut, saya menyimpulkan bahwa WIndows 7 tetaplah yang terbaik dan paling nyaman digunakan untuk bekerja. Karena itu, saya berencana untuk membeli Windows 7 dalam waktu dekat. Walau demikian, Linux tetaplah memiliki tempat di hati saya dan distro yang saya sukai masih tetap tidak berubah, Fedora.</p>
<p>Anda juga punya pengalaman dengan &#8211; setidaknya salah satu &#8211; ketiga OS tersebut? Silakan berbagi di sini.</p>
<p>==========</p>
<p>Tambahan informasi: terinspirasi dari komentar Paman Tyo, berikut waktu booting ketiga OS tersebut pada komputer saya:</p>
<p>Ubuntu 9.10: 37.54 detik.</p>
<p>Windows 7: 43.82 detik.</p>
<p>Fedora 12: 46.55 detik.</p>
<p>Waktu dihitung mulai dari pemilihan menu booting hingga desktop tampil dan siap bekerja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/windows-7-vs-fedora-12-vs-ubuntu-9-10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

