Catatan Usil Yahya Kurniawan

SharingCategory Archives

Talkshow Mengupas Windows 7

Beberapa waktu yang lalu perwakilan Elex Media Yogyakarta menawari saya untuk mengisi acara talkshow di event Kompas Gramedia Fair, Java Mall Semarang dan JEC, Yogyakarta.

Tadinya saya bingung hendak saya isi dengan tema apa, tapi kira-kira sepuluh hari lalu saya mantap mengisinya dengan tema Windows 7, sekaligus membahas buku terbaru saya, 7 Langkah Mudah Menguasai Windows 7. Pada talkshow tersebut saya demokan instalasi dan pengoperasian dasar Windows 7 serta tanya jawab.

Continue reading »

Kapok Berburu

Saya tidak tahu apakah cerita ini kisah nyata atau bukan. Namun lepas dari kebenarannya, ada nilai yang bisa dipetik.

Ada seseorang yang hobi berburu. Di waktu-waktu tertentu, membawa senapan laras panjang, dia keluar masuk hutan untuk berburu. Biasanya dia menembak burung dan hewan-hewan yang mengganggu, seperti babi hutan.

Suatu hari, seperti bisa orang ini siap berburu. Dengan membawa senapan kebanggaannya, dia mulai masuk ke hutan.

Continue reading »

Selera Musik Berubah

Dulu pas SMP (1985-1988), saya termasuk penggemar berat musik Rock. Tapi bukan Heavy Metal yach. Saya agak-agak kurang doyan yang terlalu keras. Paling-paling Bon Jovi dan Europe lah. Apalagi saat itu lagi ngetop-ngetopnya You Give Love a Bad Name, Livin’ On A Prayer, The Final Countdown, Carrie, dan lain-lain.

Grup-grup lain (baik rock maupuan aliran lain) yang masuk ke dalam daftar favorit saya di antaranya adalah Toto, A-ha, U2, The Beatles, Level 42, Survivor, dan lain-lain.

Dari beberapa nama yang saya sebut di atas, tinggal Bon Jovi yang terus saya ikuti album terbarunya. The Beatles sudah tamat. U2, jujur saja saya cuma suka 1 album tok, Joshua Tree. :mrgreen: Europe, Survivor sudah tidak aktif lagi, Toto makin aneh musiknya.

Continue reading »

Tahun Baru, Wajah Baru

Sepuluh hari telah berlalu sejak memasuki tahun 2010. Dan saya baru mengupdate blog ini hari ini. Keterlaluan! (idiot)

Ya, ya, bukan saya saja bukan yang mulai bosan ngeblog. Tapi mudah-mudahan dengan semangat memasuki tahun 2010, saya akan me-restart lagi semangat ngeblog saya.

Eh, baru saja niat mau ngeblog lagi, blog saya di-suspend oleh pengelola web hosting tempat blog saya ini di-hosting-kan. (taser) Alasannya adalah karena ada spam yang “menghajar” blog ini sehingga memakan bandwidth server. Saya agak sangsi sebenarnya, wong blog saya ini ndak ngetop-ngetop amat.

Ya sudahlah, saya mengalah, saya backup data-data saya dan saya install ulang WordPress yang menjadi mesin blog ini, sekaligus juga mengganti theme-nya, biar kelihatan segar.

Silakan berkomentar, bagaimana theme baru saya ini? Kali ini bukan buatan saya sendiri, saya download free themes, tapi tetep saja harus saya edit di sana-sini.

OK segitu dulu, yang penting sudah update. :mrgreen:

Anak Kucing dan Natal

Beberapa bulan yang lalu, ada seekor kucing yang beranak di atap bangunan samping rumah saya. Jendela kamar saya tepat menghadap ke atas bangunan itu, jadi saya bisa langsung melihat anak kucing yang lucu-lucu itu.

Tahu sendiri khan, anak kucing selalu “bergumul” dengan saudara-saudaranya. Nah, suatu ketika, saking hebatnya mereka bergumul, salah seekor anak kucing itu jatuh ke bawah. Karena masih kecil, anak kucing itu tidak mampu naik.

Mula-mula saya pikir anak kucing itu hilang. Tapi ternyata masih sering terlihat di belakang rumah. Akhirnya saya berinisiatif untuk mengambilnya dan mengembalikannya ke atap.

Tetapi kucing ya tetaplah kucing. Mana tahu dia maksud baik saya. Setiap kali saya dekati, dia malah lari dan bersembunyi. Bahkan ketika akhirnya dia terpojok, dia malah melawan, mencakar dan menggigit tangan saya.

Saya berpikir, seandainya saya bisa menjadi kucing, saya bisa berkomunikasi dengan anak kucing tersebut, memberitahukan padanya maksud baik saya, dan menyelamatkan dia. Ketika memikirkan hal itu, saya jadi tahu mengapa Tuhan sendiri harus datang menjadi manusia.

Manusia tidak pernah mengerti “bahasa” Tuhan, karena itu Tuhan-lah yang harus menjadi manusia agar Dia bisa menyampaikan berita keselamatan dalam “bahasa” manusia. Bahkan dalam “petualangan”-Nya sebagai manusia, Tuhan tidak saja menyampaikan berita keselamatan, melainkan Dia sendiri telah menjadi jalan keselamatan itu, dengan mati di kayu salib dan bangkit kembali pada hari ketiga.

Natal pertama telah terjadi sekitar 2000an tahun yang lalu. Dan itu tidak akan terjadi lagi. Natal yang sekarang kita rayakan adalah peringatan, bahwa Yesus telah lahir di dunia untuk menjadi jalan keselamatan kita. Kini dia mengetuk hatimu, sudahkah engkau mengijinkan Dia “lahir” di hatimu?

Cerita Pesta Blogger 2009

Cerita perjalananku ke Pesta Blogger 2009… Continue reading »

Mulai Aktif di Twitter

Sebenarnya saya sudah mendaftar di Twitter sejak Mei 2008. Tapi entah kenapa kurang tertarik dengan micro blogging yang satu ini. Saya lebih aktif di Plurk. Bahkan isi Twitter saya tadinya hanyalah “tendangan” dari Plurk.

Tapi akhir-akhir ini – khususnya di kalangan teman-teman saya – Twitter makin menggila. Mau tidak mau saya melirik juga Twitter saya yang sudah lama terbengkalai dan mencoba untuk menemukan ketertarikan di dalamnya. Isi Twitter sayapun bukan lagi tendangan dari Plurk.

Nah, bagi yang ingin mengikuti Twitter saya, silakan kunjungi www.twitter.com/oomyahya.