<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Oom Yahya &#187; Open Source</title>
	<atom:link href="http://yahyakurniawan.net/category/open-source/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yahyakurniawan.net</link>
	<description>Catatan Usil Yahya Kurniawan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 04:35:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Fedora 11</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/linux/fedora-11/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/linux/fedora-11/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2009 15:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/bahasa/fedora-11/</guid>
		<description><![CDATA[Tidak seperti biasanya, kali ini saya relatif agak terlambat menginstall Fedora 11 di komputer saya. Yach, maklumlah, dead line penulisan buku Having Fun With Plurk serta Trik Unik PowerPoint 2007 cukup membuat saya kelabakan hingga tidak sempat mencoba-coba hal lain. Akhirnya kemarin (24 Agustus 2009) kesampaian juga niat saya menginstall Fedora 11. Dan seperti biasa, kesan pertama adalah dahsyaaat. Fedora 11 kweeereeeen dan selalu membuat saya tidak ingin berpaling ke distro Linux lain. (Lha kok pake Ubuntu juga? Yach, itu&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/linux/fedora-11/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak seperti biasanya, kali ini saya relatif agak terlambat menginstall Fedora 11 di komputer saya. Yach, maklumlah, dead line penulisan buku <a href="http://yahyakurniawan.net/buku/buku-baru-having-fun-with-plurk/" target="_blank">Having Fun With Plurk</a> serta <a href="http://yahyakurniawan.net/sharing/medan-dan-buku-baru/" target="_blank">Trik Unik PowerPoint 2007</a> cukup membuat saya kelabakan hingga tidak sempat mencoba-coba hal lain.</p>
<p>Akhirnya kemarin (24 Agustus 2009) kesampaian juga niat saya menginstall Fedora 11. Dan seperti biasa, kesan pertama adalah dahsyaaat. Fedora 11 kweeereeeen dan selalu membuat saya tidak ingin berpaling ke distro Linux lain.</p>
<p>(Lha kok pake Ubuntu juga? Yach, itu mah karena tuntutan pekerjaan) <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/silly_couple.gif' alt='(hassle)' class='wp-smiley' /><br />
Buat saya, Fedora selalu berhasil menjaga keseimbangan antara keindahan desktop dan ketangguhan server.</p>
<p><span id="more-298"></span></p>
<p>Satu hal yang ingin saya bagikan saat ini adalah cara mengkonfigurasi Plymouth splashscreen. Pasca instalasi, sering dijumpai kasus dimana Plymouth splashscreen tidak berfungsi. Solusi agar Plymouth splashscreen tersebut dapat berfungsi relatif cukup mudah.</p>
<p>Loginlah sebagai root, buka file /boot/grub/grub.conf. Isi file grub.conf tersebut kira-kira adalah sebagai berikut:<br />
<span style="color: #0000ff;">title Fedora (2.6.29.4-167.fc11.i686.PAE)<br />
root (hd0,6)<br />
kernel /boot/vmlinuz-2.6.29.4-167.fc11.i686.PAE ro root=UUID=48fb2fb6-e85e-4fc4-a47c-5dbbad003256 rhgb quiet<br />
initrd /boot/initrd-2.6.29.4-167.fc11.i686.PAE.img</span></p>
<p>Pada entry kernel, tambahkan parameter vga=0&#215;318 sehingga isi grub.conf tersebut menjadi:<br />
<span style="color: #0000ff;">title Fedora (2.6.29.4-167.fc11.i686.PAE)<br />
root (hd0,6)<br />
kernel /boot/vmlinuz-2.6.29.4-167.fc11.i686.PAE ro root=UUID=48fb2fb6-e85e-4fc4-a47c-5dbbad003256 rhgb quiet vga=0&#215;318<br />
initrd /boot/initrd-2.6.29.4-167.fc11.i686.PAE.img</span><br />
Restart komputer Anda dan kini Plymouth splashscreen akan muncul.</p>
<p>Bila Anda tidak suka dengan tampilan Plymouth splashscreen tersebut, Anda dapat menambahkan beberapa theme Plymouth agar splashscreen tersebut bisa diganti. Caranya: login terlebih dahulu sebagai root dan jalankan perintah berikut:</p>
<pre><span style="white-space: normal"># yum install plymouth-plugin-{fade-throbber,label,space-flares,throbgress,two-step}</span></pre>
<pre><span style="white-space: normal"># yum install plymouth-theme-{charge,fade-in,solar,spinfinity} </span></pre>
<pre># yum install plymout-utils</pre>
<p>Setelah itu, jalankan perintah berikut:</p>
<pre><span style="white-space: normal"># plymouth-set-default-theme namatheme </span></pre>
<pre># /usr/libexec/plymouth/plymouth-update-initrd</pre>
<p>Parameter namatheme bisa diganti dengan salah satu pilihan ini: solar, fade-in, charge, spinfinity, dan text.</p>
<p>Restart komputer Anda untuk melihat hasilnya.</p>
<p>Selamat menikmati Fedora 11.</p>
<p>*Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan <a style="color: #186fd0; text-decoration: underline;" href="http://www.informatika.lipi.go.id/seminar/lombablog/" target="_blank">Lomba Blog Open Source</a> P2I-LIPI dan <a style="color: #186fd0; text-decoration: underline;" href="http://www.informatika.lipi.go.id/seminar/" target="_blank">Seminar Open Source</a> P2I-LIPI 2009*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/linux/fedora-11/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kritik Untuk OpenOffice Writer</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/open-source/kritik-untuk-openoffice-writer/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/open-source/kritik-untuk-openoffice-writer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 04:08:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[OpenOffice]]></category>
		<category><![CDATA[Writer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/uncategorized/kritik-untuk-openoffice-writer/</guid>
		<description><![CDATA[OpenOffice Writer merupakan solusi bagi mereka yang ingin menggunakan perangkat lunak pengolah kata yang legal dan murah karena bisa didapatkan secara bebas. Paling-paling kita hanya dibebani ongkos CD atau koneksi internetnya tanpa harus dipusingkan oleh segala macam tetek bengek lisensi. (ups, maaf, kata &#34;tetek bengek&#34; kena sensor gak ya? ) Namun sebagaimana perangkat lunak open source lainnya, OpenOffice masih terkesan tidak user friendly. Kali ini saya mau menyoroti beberapa fitur autocorrect OpenOffice Writer yang kurang smart. Yang pertama adalah masalah&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/open-source/kritik-untuk-openoffice-writer/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OpenOffice Writer merupakan solusi bagi mereka yang ingin menggunakan perangkat lunak pengolah kata yang legal dan murah karena bisa didapatkan secara bebas. Paling-paling kita hanya dibebani ongkos CD atau koneksi internetnya tanpa harus dipusingkan oleh segala macam tetek bengek lisensi. (ups, maaf, kata &quot;tetek bengek&quot; kena sensor gak ya? <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Namun sebagaimana perangkat lunak open source lainnya, OpenOffice masih terkesan tidak user friendly. Kali ini saya mau menyoroti beberapa fitur autocorrect OpenOffice Writer yang kurang smart. </p>
<p> <span id="more-184"></span></p>
<p>Yang pertama adalah masalah kapitalisasi huruf di awal kalimat, kita sebut saja fitur capitalized. Fitur capitalized ternyata tidak berlaku untuk awal paragraf kalau di akhir paragraf sebelumnya tidak ada titik. Jadi kalau saya membuat daftar dalam bentuk bullet atau numbering yang setiap itemnya tidak diberi titik, tidak ada fitur capitalized pada baris berikutnya.</p>
<p>Nah, kalau pas fitur capitalized bekerja dengan baik namun justru ingin kita batalkan, pembatalannya juga menjengkelkan. Contohnya adalah saat kita ingin menuliskan fungsi-fungsi pemrograman tertentu yang memang tidak boleh ditulis dengan huruf besar. Kalau nama fungsi tersebut dituliskan sebagai awal kalimat, tentu fitur capitalized akan membuat huruf awal menjadi huruf kapital.</p>
<p>Kalau kita tidak ingin itu terjadi, mestinya cukup dengan dibatalkan dengan undo atau shortcut Ctrl+Z. Masalahnya, kalau di-undo, kursor akan diletakkan pada huruf yang dibatalkan kapitalisasinya dan huruf itu sendiri berada dalam keadaan terseleksi (diblok). Jadi kita harus menggeser kursor kembali ke akhir kata. Celakanya, kalau kita menekan spasi (setiap kata harus dipisahkan dengan spasi, bukan?), kapitalisasi akan dilakukan lagi. Lha apa ndak menjengkelkan itu.</p>
<p>Lalu fitur pengenalan URL. Kalau kita menuliskan suatu URL, maka secara otomatis OpenOffice akan mengubahnya menjadi link. Kalau tidak ingin URL tersebut diubah menjadi link, batalkan saja dengan undo.</p>
<p>Sekarang masalahnya, kalau URL itu terletak di akhir paragraf, lalu kita berganti paragraf dengan menekan Enter, URL akan diubah menjadi link dan kursor akan diletakkan di baris baru. Kalau di-undo kursor akan kembali ke akhir paragraf tadi namun URL tetap menjadi link. Kalau di-undo lagi, link akan hilang dan teks URL akan berada dalam keadaan terseleksi (diblok). Kita terpaksa memindahkan kursor ke akhir paragraf. Kalau dienter lagi untuk ganti baris, tebak apa yang terjadi? URL akan diubah menjadi link lagi (doh).</p>
<p>Dua itu dulu saja deh, setidaknya dua hal itu adalah hal yang paling mengganggu saya kalo bekerja dengan OpenOffice Writer. Semoga ini bisa diperbaiki pada rilis-rilis berikutnya. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/open-source/kritik-untuk-openoffice-writer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Singkatan Rekursif</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/open-source/singkatan-rekursif/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/open-source/singkatan-rekursif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 02:20:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Open Source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Kalau Anda akrab dengan dunia open source, saya pikir yang namanya singkatan rekursif (recursive acronym) pasti tidak asing lagi bagi Anda. Saya cuma heran, kok ya bisa-bisanya para penggagas open source punya ide kreatif bikin singkatan seperti itu. Banyak dari singkatan rekursif itu yang &#8220;bernada&#8221; unik karena bersifat penolakan (denial) terhadap suatu piranti lunak yang telah ada sebelumnya atau terhadap suatu definisi tertentu. Contoh: GNU: GNU&#8217;s Not UNIX GINF: GINF Is Not FrontPage LAME: LAME Ain&#8217;t an MP3 Encoder XINU:&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/open-source/singkatan-rekursif/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau Anda akrab dengan dunia open source, saya pikir yang namanya singkatan rekursif (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Recursive_acronym" target="_blank">recursive acronym</a>) pasti tidak asing lagi bagi Anda. Saya cuma heran, kok ya bisa-bisanya para penggagas open source punya ide kreatif bikin singkatan seperti itu.</p>
<p>Banyak dari singkatan rekursif itu yang &#8220;bernada&#8221; unik karena bersifat penolakan (denial) terhadap suatu piranti lunak yang telah ada sebelumnya atau terhadap suatu definisi tertentu.</p>
<p>Contoh:</p>
<ul>
<li>GNU: GNU&#8217;s Not UNIX</li>
<li>GINF: GINF Is Not FrontPage</li>
<li>LAME: LAME Ain&#8217;t an MP3 Encoder</li>
<li>XINU: XINU Is Not UNIX</li>
<li>WINE: WINE Is Not an Emulator</li>
</ul>
<p><span id="more-112"></span></p>
<p>Kebanyakan dari singkatan rekursif bersifat denial tersebut mengandung huruf I dan N yang berurutan, sehingga bisa dipanjangkan menjadi Is Not.</p>
<p>Sekarang perhatikan bahwa dua sistem operasi yang sangat populer, yaitu LINUX dan WINDOWS, memiliki huruf I dan N yang berurutan sehingga keduanya bisa saja dikerjai untuk dijadikan singkatan rekursif.</p>
<p>Untuk mengerjai LINUX menjadi singkatan rekursif relatif sulit mengingat tidak banyak variasi kata yang dimulai dengan huruf X. Lagipula singkatan rekursif untuk LINUX sudah ada, yaitu LINUX Is Not UniX.</p>
<p>Jadi sekarang tinggal WINDOWS nih <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Iseng-iseng saya utak-atik, hasilnya adalah <strong>WINDOWS: WINDOWS Is Not a Durable Operating system, What a Shame</strong>, hehehe. Anda punya ide yang lebih lucu dan kreatif?</p>
<p>Buat Om Bill Gates, maaf ya, saya cuma just kidding saja kok <img src='http://yahyakurniawan.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nambah dikit, rupanya berbagai singkatan rekursif itu juga mengilhami <a href="http://cahandong.org" target="_blank">CahAndong</a> untuk menciptakan sebuah singkatan rekursif kreasi mereka sendiri. Coba deh cari di <a href="http://wiki.cahandong.org/" target="_blank">WIKI</a> mereka. Pasti tidak sulit ditemukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/open-source/singkatan-rekursif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OOo Calc Tips: Judul Tabel Di Setiap Halaman</title>
		<link>http://yahyakurniawan.net/open-source/ooo-calc-tips-judul-tabel-di-setiap-halaman/</link>
		<comments>http://yahyakurniawan.net/open-source/ooo-calc-tips-judul-tabel-di-setiap-halaman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 02:13:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oom Yahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Open Source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahyakurniawan.net/open-source/ooo-calc-tips-judul-tabel-di-setiap-halaman/</guid>
		<description><![CDATA[Masih berkaitan dengan tips yang saya berikan sebelumnya, kali ini saya mengangkat tips yang sama namun untuk software yang berbeda, yaitu OpenOffice.org Calc. Untuk mengulang judul tabel di setiap halaman saat dicetak, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut: Definisikan Print Range dengan melakukan seleksi terhadap rangkaian sel yang akan dicetak dan klik menu Format &#62; Print Ranges &#62; Define. Klik menu Format &#62; Print Ranges &#62; Edit. Pada kotak teks Rows to Repeat, ketikkan tanda $ dan diikuti nomor&#8230; <a href="http://yahyakurniawan.net/open-source/ooo-calc-tips-judul-tabel-di-setiap-halaman/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih berkaitan dengan <a href="http://yahyakurniawan.net/microsoft/excel-2007-tips-judul-tabel-di-setiap-halaman/" title="Excel 2007 Tips">tips yang saya berikan sebelumnya</a>, kali ini saya mengangkat tips yang sama namun untuk software yang berbeda, yaitu OpenOffice.org Calc.<br />
Untuk mengulang judul tabel di setiap halaman saat dicetak, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:</p>
<p><span id="more-74"></span></p>
<ol>
<li> Definisikan Print Range dengan melakukan seleksi terhadap rangkaian sel yang akan dicetak dan klik menu Format &gt; Print Ranges &gt; Define.</li>
<li> Klik menu Format &gt; Print Ranges &gt; Edit.</li>
<li> Pada kotak teks Rows to Repeat, ketikkan tanda $ dan diikuti nomor baris yang hendak diulang, misalnya $1.</li>
<li> Jika ada beberapa baris, gunakan format berikut: $x:$y, dengan x dan y adalah nomor baris yang akan diulang.</li>
</ol>
<p><a href="http://yahyakurniawan.net/wp-content/uploads/2008/03/calc.jpg" title="calc.jpg"><img src="http://yahyakurniawan.net/wp-content/uploads/2008/03/calc.thumbnail.jpg" alt="calc.jpg" /></a></p>
<p>(Klik untuk memperbesar gambar)</p>
<p>Sebagai alternatif, Anda dapat mengklik tombol Shrink yang terdapat tepat di sebelah kanan kotak teks Rows to Repeat, kemudian lakukan seleksi terhadap sel yang mewakili baris yang akan diulang. Misalnya yang diulang adalah baris pertama, Anda dapat mengklik sel A1. Jika yang hendak diulang adalah baris pertama dan kedua, Anda dapat mengklik sel A1 dan menariknya (drag) ke sel A2.</p>
<p>Selamat mencoba (Bahasa Inggrisnya bukan Happy Trying khan? hehehe)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahyakurniawan.net/open-source/ooo-calc-tips-judul-tabel-di-setiap-halaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

