Tidak seperti biasanya, kali ini saya relatif agak terlambat menginstall Fedora 11 di komputer saya. Yach, maklumlah, dead line penulisan buku Having Fun With Plurk serta Trik Unik PowerPoint 2007 cukup membuat saya kelabakan hingga tidak sempat mencoba-coba hal lain.
Akhirnya kemarin (24 Agustus 2009) kesampaian juga niat saya menginstall Fedora 11. Dan seperti biasa, kesan pertama adalah dahsyaaat. Fedora 11 kweeereeeen dan selalu membuat saya tidak ingin berpaling ke distro Linux lain.
(Lha kok pake Ubuntu juga? Yach, itu mah karena tuntutan pekerjaan) 
Buat saya, Fedora selalu berhasil menjaga keseimbangan antara keindahan desktop dan ketangguhan server.