Heran, blogosphere kok tiba-tiba dipenuhi dengan pembicaraan mengenai Chincha Lawra Cinta Laura. Kalo ndak percaya, coba buka ini, ini, dan ini. Ternyata penyebabnya tidak lain dan tidak bukan adalah si Monyet Pinter yang menciptakan generator untuk dapat menirukan logat Cinta Laura. Yeah, Chincha memang unik, sampai-sampai CahAndong berhasil menyusun database komenchar Chincha.
Barangkali munculnya berbagai ejekan dan sindiran yang ditujukan kepadanya adalah karena rasa nasionalisme kita yang tidak rela Bahasa Indonesia diinjak-injak dan dipermalukan seperti itu (halah!). Coba pikir, betapa cintanya kita terhadap Bahasa Indonesia, sampai-sampai muncul Bahasa Inggris logat Indonesia. Tidak percaya? Cobalah googling dengan daftar kata yang akan saya tulis di bawah ini, niscaya Anda akan menemukan banyak hasil.
- stupid doesn’t play = bodohnya bukan main
- different river = lain kali
- let know taste = biar tahu rasa
- children fruit = anak buah
- my salary not up up = gajiku nggak naik-naik
Dan masih banyak lagi yang bisa dituliskan. Saya tidak ingat satu persatu.
Nah, pertanyaannya, benarkah itu rasa cinta berlebihan terhadap Bahasa Indonesia (kok saya lupa gak nulis Endonesa dicoret ya, hihi) atau memang kita ini yang stupid doesn’t play? Sok pake Bahasa Enggres Inggris padahal aseli tidak ngerti artinya?
Lha kok saya juga ikut-ikutan nulis tentang Chincha. Udah ah, lebih baik don’t follow mix (tidak ikut campur – Red).
Follow me on social media:
Leave a Reply