May 08 29
Ah, akhirnya kesempatan untuk menginstall Fedora 9 datang juga. Saya bisa menuntaskan rasa penasaran terhadap Fedora 9 sekaligus bisa menggali ide baru untuk artikel Linux di majalah INFO Komputer.
Sejak Fedora 6, saya selalu mencari media instalasi yang berformat DVD. Maklum, kalau pakai yang CD, saya harus menenteng 5 buah CD ke mana-mana. Apalagi katanya Fedora 9 ini menggunakan 6 buah CD. Semakin gemuk saja.

Continue reading »
May 08 28
Judul posting ini adalah tema workshop yang saya bawakan di Palembang. Saya memang bukan seorang yang advanced di bidang virus, tapi boleh dibilang komputer saya nyaris tidak pernah terinfeksi virus walaupun tentu saja saya tetap tidak berani ambil resiko telanjang tanpa anti virus sama sekali. Begitupun, anti virus saya juga nyaris tidak pernah “berteriak” memberi peringatan bahwa ada virus ngendon di PC saya. Jadi yang saya bagikan di workshop tersebut adalah “perilaku sehat” berkomputer sehingga meminimalisir kemungkinan terinfeksi virus.
Berikut ini adalah hal-hal yang saya bahas di workshop tersebut.
Continue reading »
May 08 27
Tak terasa dua tahun berselang … sebuah bencana yang merenggut begitu banyak jiwa. 27 Mei 2006, gempa tektonik melanda Jogja dan sekitarnya. Dilihat dari skalanya, gempa itu “cuma” 5.9 SR, tapi entah mengapa efek yang ditimbulkan begitu dahsyat. Meluluhlantakkan semua yang tak mampu berdiri kokoh.
Saya sendiri saat itu masih tidur. Maklum, hari Sabtu kedua anak saya tidak harus masuk jam 07.00 pagi karena kegiatan di sekolah mereka hanya ekstra kurikuler, itupun tidak wajib. Istri saya sendiri juga tidak buru-buru bangun karena tidak ada kegiatan yang mendesak. Waktu itu kami berempat tidur di satu kamar yang sama.
Gemuruh gempa yang menggelegar itu membangunkan saya.
Continue reading »
May 08 26
Pada tulisan sebelumnya, secara singkat saya telah bercerita tentang keseluruhan perjalanan dan kegiatan saya selama di Palembang. Untuk lebih detilnya, tulisan tersebut akan dibagi lagi menjadi tiga buah tulisan, yaitu perjalanan Palembang-Jogja pp, kegiatan workshopnya, dan kopdar dengan Wongkito.
Yang saya sedikit heran, kenapa orang menyebut perjalanan pergi ke suatu tempat dan pulang kembali dengan pulang pergi? Bukankah seharusnya pergi pulang karena suatu perjalanan itu pastilah pergi dahulu baru kemudian pulang? Ah sudahlah, kalau diteruskan malah OOT nanti.
Continue reading »
May 08 24
Beberapa hari yang lalu ponsel saya berdering. Sebuah SMS masuk dari kawan saya di Jakarta, menanyakan apakah saya bisa menjadi pembicara pada sebuah workshop bertema “Membangun PC Kebal Virus Tanpa Anti Virus”. Workshop tersebut berlokasi di Universitas Bina Darma, Palembang dan berlangsung pada tanggal 23 Mei 2008. Kebetulan pada tanggal tersebut istri saya sedang tidak banyak kegiatan, jadi saya menyanggupi untuk berangkat.
Tema workshop itu sendiri cukup bombastis. Saya segera berpikir, biasanya kalau ada event dengan tema sejenis, ujung-ujungnya pasti promosi Mac atau Linux
. Tapi rupanya acara tersebut tidak melulu mengarah ke sana karena sistem operasi yang digunakan adalah Windows XP.
Continue reading »
May 08 14
Kalau Anda akrab dengan dunia open source, saya pikir yang namanya singkatan rekursif (recursive acronym) pasti tidak asing lagi bagi Anda. Saya cuma heran, kok ya bisa-bisanya para penggagas open source punya ide kreatif bikin singkatan seperti itu.
Banyak dari singkatan rekursif itu yang “bernada” unik karena bersifat penolakan (denial) terhadap suatu piranti lunak yang telah ada sebelumnya atau terhadap suatu definisi tertentu.
Contoh:
- GNU: GNU’s Not UNIX
- GINF: GINF Is Not FrontPage
- LAME: LAME Ain’t an MP3 Encoder
- XINU: XINU Is Not UNIX
- WINE: WINE Is Not an Emulator
Continue reading »
May 08 13
Seandainya Anda sedang menghadapi ulangan atau ujian Bahasa Indonesia dan menghadapi soal berikut, apa jawaban Anda?
Pilih kata penghubung yang tepat untuk kalimat berikut:
“Saya tidak suka berada di lantai atas gedung bertingkat, … saya takut ketinggian.”
a. di mana
b. karena
c. secara
d. maka
Saya yakin, seyakin-yakinnya, Anda akan memilih jawaban b. Anak SD juga tahu.
Namun pada kenyataannya, sekarang ini lebih banyak orang yang menggunakan jawaban c daripada jawaban b untuk menjawab pertanyaan tersebut di atas, baik dalam bahasa lisan maupun dalam tulisan. Banyak blogger yang juga menggunakan kata “secara” secara tidak tepat (kalau kata secara yang saya gunakan itu betul, khan? :p)
Continue reading »
May 08 12
Ketika hendak upgrade dari WordPress 2.3.3 ke 2.5, saya mencobanya di komputer lokal terlebih dahulu. Sistem operasi yang digunakan adalah Windows XP dengan web server IIS. Walaupun sukses, ada sedikit hal yang mengganggu, karena di bagian tertentu (umumnya di footer) muncul pesan kesalahan sebagai berikut:
PHP Notice: Undefined index:
PATH_INFO in d:\Inetpub\wwwroot\wordpress\wp-settings.php on line 72
PHP Notice: Undefined index:
PATH_INFO in d:\Inetpub\wwwroot\wordpress\wp-settings.php on line 75
Mula-mula saya tidak terlalu mempedulikan error tersebut dan berpindah menggunakan Linux Fedora 8 dengan web server Apache, karena di Linux-Apache, error tersebut tidak muncul. Tapi beberapa hari belakangan ini saya sedang mengutak-atik WordPress lagi di Windows XP. Lama-lama peringatan tersebut terasa mengganggu juga.
Continue reading »
May 08 08
Akhirnya pagelaran NIX 2008 tuntas sudah. Puncak acara yang mengakhiri pameran bertajuk Komputer Dahsyat Harga Merakyat itu adalah Lomba Live Blogging yang dikelola oleh CahAndong. Karena acara lomba tersebut boleh dibilang termasuk yang pertama kalinya diadakan, maka tentu saja ada banyak kekurangan di sana-sini. Oleh karena itu, saran dan kritik tentunya akan diterima dengan tangan terbuka, sepanjang bersifat membangun.
Bagi saya pribadi, lomba tersebut juga layak untuk dikenang dan dicatat dalam blog ini. Di lomba itu saya ditunjuk menjadi juri. Seingat saya, saya sudah pernah jadi juri, tapi untuk acara-acara yang relatif kecil dan terbatas untuk kalangan tertentu saja. Baru kali ini saya jadi juri untuk sebuah event yang besar. Tentunya ini membanggakan (tapi juga menyedihkan karena itu berarti saya tidak boleh ikut lomba :p).
Continue reading »
May 08 07
Akhirnya, setelah berjuang sekian kali, tiket untuk nonton IronMan saya dapatkan juga. Ternyata - seperti yang direviewkan oleh beberapa orang teman saya - film ini memang bagus. Menurut saya sih, setara dengan Batman Begins.
Ceritanya mengalir dengan lancar, adegan demi adegan dirangkai dengan apik, sehingga nonton film ini tidak terasa membosankan. Belum lagi special effectnya. Pendek kata, tidak ada adegan dalam film ini yang dapat “dipotong” tanpa merusak keseluruhan cerita.
Yang unik adalah munculnya Stan Lee sebagai cameo. Tapi kayaknya dia memang biasa muncul di film-film Superhero Marvel ya.